Tips Agar Pengajuan Kartu Kredit Anda Disetujui

Tips Agar Pengajuan Kartu Kredit Anda Disetujui

Mungkin beberapa dari Anda sudah tidak asing lagi dengan kartu kredit. Kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran favorit masa kini. Kartu sakti ini semakin banyak digunakan dalam 10 tahun terakhir,Bagi Anda yang senang berbelanja online jelas memahami benar arti pentingnya kartu kredit untuk transaksi online. Untuk kalangan pebisnis online, kartu kredit pun menjadi kebutuhan yang wajib untuk dimiliki. Tidak heran bila kartu kredit menjadi alat pembayaran yang paling populer dan banyak digunakan dewasa ini.

Kartu kredit memiliki banyak fungsi. Fungsi yang paling utama dari kartu kredit adalah sebagai alat pembayaran pengganti uang tunai. Selain itu, juga untuk mendapatkan sederet promo dan diskon yang diberikan oleh bank pemberi kartu kredit pada merchant atau beberapa tempat belanja tertentu, Fungsi lainnya lagi dari kartu kredit adalah untuk memesan tiket pesawat, bioskop, bahkan kereta api. Berbelanja atau melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit pun sering kali mendapat diskon spesial dan banyak promo menarik lainnya.

Akan tetapi, bukan hal mudah untuk bisa memiliki alat pembayaran canggih ini karena ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi. Meski sudah mengajukan persyaratan yang diminta tidak jarang permohonan kartu kredit bisa ditolak oleh bank. Tentunya, Anda tidak ingin hal ini terjadi pada Anda, bukan? Oleh karena itu, berikut kami berikan beberapa trik dan tips agar pengajuan kartu kredit Anda diterima.

Hal Penting Agar Pengajuan Kartu Kredit Anda Diterima

  1. Riwayat Perbankan

Riwayat adalah catatan kredit Anda sebelum mengajukan kartu kredit. Saat mengajukan permohonan kartu kredit, maka bank akan melakukan pengecekan mengenai riwayat kredit Anda di bank atau lembaga pembiayaan lainnya. Bank akan meminta Informasi Debitur Individual (IDI) Anda dari Bank Indonesia sebagai pihak yang mengelola SID. Hal ini dilakukan untuk memastikan sebelumnya Anda tidak pernah memiliki catatan kredit macet dengan bank manapun, atau masih memiliki nilai tanggungan kredit yang besar.Bank akan mempertimbangkan mengenai pengajuan kredit bila Anda masih memiliki tanggungan hutang lebih dari 30 persen dari nilai pendapatan total.Jika Anda memiliki riwayat kredit yang buruk atau bermassalah sebelumnya, maka bisa dipastikan pengajuan kartu kredit Anda akan ditolak oleh bank. Pastikan Anda memiliki riwayat kredit yang bersih dan tidak bermasalah saat akan mengajukan permohonan kartu kredit.

  1. Pekerjaan

Bank memiliki standar khusus, bank akan lebih mudah menyetujui kartu kredit yang diajukan oleh para karyawan yang bekerja di perusahaan besar atau bonafit. Namun, bukan berarti bank tidak menyetujui pengajuan yang berasal dari karyawan perusahaan yang kecil. Selain itu, bank pun akan melihat jumlah pendapatan setiap bulannya beserta dengan pengeluaran dari nasabah. Bila pendapatan Anda dirasa pas atau bahkan kurang dari pengeluaran, maka kecil kemungkinan akan disetujui.

  1. Tempat Tinggal

Mengajukan kartu kredit di tempat atau wilayah yang sesuai dengan KTP Andaagarpihak bank lebih percaya dan mudah menemukan alamat tempat tinggal Anda. Hal ini akan menjadi poin penting bagi bank, karena mereka merasa lebih mudah menemukan keberadaan Anda jika sewaktu-waktu Anda bermasalah dengan kartu kredit yang Anda ajukan. Selain lokasi, keadaan dan status tempat tinggal pun akan menjadi perhatian tersendiri.Bila Anda masih tinggal di kontrakan, atau bahkan menyewa dengan sistem pembayaran setiap bulan maka bank biasanya akan mempertimbangkan persetujuan kartu kredit.

Hal-hal di atas sebaiknya Anda perhatikan jika hendak melakukan pengajuan kartu kredit. Hal ini untuk memudahkan disetujuinya pengajuan Anda. Meski kartu kredit merupakan layanan dari bank, namun kartu ini bersifat sebagai pinjaman, jadi Anda harus menggunakannya dengan bijak.